Showing posts with label Tutorial. Show all posts
Showing posts with label Tutorial. Show all posts

Sumbangsi Linux untuk Pendidikan, UKM, dan Radio Amatir


Perkembangan  linux  dengan hadirnya komunitas-komunitas linux menjadikan Teknologi Informasi di Indonesia semakin berkembang dan  kini khusus untuk dunia Pendidikan, Usaha kecil - Menegah dan Radio Amatir patut bersyukur dengan hadirnya distro-distro linux buatan Om Onno Purbo karena kepeduliannya akan dunia pendidikan dimana baru sebagian kecil sekolah - sekolah di Indonesia yang tersambung ke Internet itupun tidak semua sekolah dapat menikmati Internet dengan baik. Pada saat yang sama, ada jutaan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang kurang beruntung tidak dapat menikmati Internet maupun berbagai software untuk usaha yang baik.

Berikut ini Beberapa distro hasil remastering Onno Purbo 


SchoolOnffLine, SekolahNux dan IPTEKNux lebih di arahkan untuk solusi dunia pendidikan. SMEOnffLine di arahkan untuk solusi Small Medium Enterprise (SME) atau Usaha Kecil Menengah (UKM). Sedang ORARINux untuk Dunia Elektronika dan Amatir Radio.

Kecuali IPTEKNux yang sangat besar sekitar 3Gbyte, distro ini semua dapat di ambil secara gratis / bebas di situs http://sourceforge.telkomspeedy.com/. Silahkan di gandakan dalam bentuk DVD, silahkan untuk mengutip ongkos burning DVD dan pengirimannya.

SchoolOnffLine merupakan solusi untuk sekolah agar dapat mengajarkan Internet di sekolah tanpa ada sambungan Internet sama sekali. Jadi siswa dapat belajar mengirimkan Webmail, membuat Blog, membaca Wiki dll. Dalam Distro ini juga disertakan buku pelajaran komputer untuk SMP, SMA, Ibu Rumah Tangga maupun tentang Internet Sehat dalam bentuk e-book. Selain itu SchoolOnffLine juga dilengkapi dengan Sistem Informasi Sekolah seperti Absen, Nilai, Jadwal pelajaran; juga perpustakaan digital dan contoh Web Model Sekolah yang dikembangkan BALITBANG DIKNAS.

SekolahNux dan IPTEKNux juga untuk sekolah, tapi bentuknya bukan Server. SekolahNux maupun IPTEKNux lebih di arahkan untuk Desktop untuk murid-murid. Di dalamnya telah tersedia software untuk belajar sambil bermain bagi anak-anak TK, SD, SMP, SMA bahkan di IPTEKNux juga tersedia berbagai software untuk penelitian tingkat S1, S2 dan S3. Contoh software belajar sambil bermain di tingkat TK, SD adalah TuxPaint untuk menggambar. Ada juga TuxMath dimana anak-anak SD bisa belajar Matematika sambil menembak meteor yang jauh dari atas. Hingga mengenal bintang & tata surya menggunakan aplikasi seperti Celestial atau Kstar. Artikel tentang belajar sambil bermain dengan komputer ini bisa di baca di artikel "Belajar sambil bermain dengan Komputer'

Untuk Usaha Kecil Menengah (UKM) tersedia Distro SMEOnffLine. Dalam SMEOnffLine terdapat Server ERP, Akunting, Personalia / HRD, Groupware, Social Networking, Web, Blog Wordpress, Wiki, Digital Library, e-mail, Webmail, File Sharing (SAMBA), Ubuntu Repository Server Lokal, Chatting Server. Dengan menggunakan SMEOnffLine sebuah usaha kecil menengah dapat menggunakan IT tanpa perlu online ke Internet. Bahkan jika di perlukan untuk demonstrasi LiveDVD SMEOnffLine dapat digunakan di komputer tanpa mengganggu software yang ada di harddisk komputer tersebut. SMEOnffLine dapat juga di install ke harddisk untuk penggunaan yang lebih permanen.

Disto yang terakhir saya buat karena hobby amatir radio. ORARINux adalah sebuah Distro / LiveDVD turunan dari Ubuntu yang di tujukan untuk para hobby Amatir Radio dan Elektronika. Dalam ORARINux terdapat Server Web copy dari SpeedyWiki. Yang penting bagi dunia amatir radio, terdapat banyak sekali aplikasi untuk dunia elektronika, seperti gEDA aplikasi Electronic Design Automation, eagle gambar rangkaian elektronika & disain PCB dan kicad. Di samping itu, telah disiapkan berbagai aplikasi untuk komunikasi amatir radio digital, seperti, aprsd, aprsdigi, xastir untuk tracking kendaraan, antennavis, nec, nec2c untuk simulasi antenna, fldigi untuk komunikasi digital amatir; gpredict aplikasi untuk tracking satelit; dan klog untuk logbook komunikasi amatir radio. 

Sumber :
http://blog.umboh.net
http://opensource.telkomspeedy.com

Menjebak pembobol hotspot dengan Login Palsu


Penulis : Harly Umboh
Sumber : http://harlyumboh.blogspot.com/2011/03/menjebak-pembobol-hotspot-dengan-fake.html

Usaha Internet dengan layanan Hotspot makin marak dan potensi peluang bisnis cukup menguntungkan karena hanya bermodalkan 1 Unit server, 1 Unit Acces point, serta paket Internet 1 MB sudah bisa mendirikan Usaha Hotspot untuk Skala RT/RW dengan keuntungan yang bisa mencapai 2 X lipat perbulan jika dikelola secara profesional.

Sangat disayangkan jika system hotspot  yang telah dibuat dengan serapih mungkin akhirnya dibobol dan fasilitas internetnya digunakan secara gratis oleh orang yang tidak betanggung jawab.

Berikut ini Trik Sederhana untuk membantu para Admin Jaringan Hotspot  guna mengidentifikasi para pembobol dengan membuat jebakan Web Palsu (Fake Login).
Persiapan :
1. Unit PC dengan Sistem Operasi Linux
2. Webserver
3. DNS Server
4. Fake Login (Yahoo, Google, Facebook dll,) sesuaikan dengan kebutuhan makin banyak makin bagus
Langkah-langkah
1. Install lah webserver dan DNS server 
# apt-get install apache2 dnsmasq
2.Buatlah direktori untuk menyimpan fake login (Halaman web palsu) makin banyak makin bagus.
# mkdir -p /home/www/fake/google.com
# mkdir -p /home/www/fake/yahoo.com
# mkdir -p /home/www/fake/facebook.com
# mkdir -p /home/www/fake/twitter.com
3. Simpanlah halaman Google, yahoo, facebook, twitter di direktori yang telah kita buat tadi dan modifikasi halaman loginnya untuk membuat fake login.Cara Membuatnya silahkan cari di Forum-forum yang membahas tentang fake login.
4. Konfigurasi Server Apache anda
# vi /etc/apache2/sites-available/fake.google.com
Masukan konfigurasi berikut 
NamaVirtualHost *

ServerName google.com
ServerAlias www.google.com
DocumentRoot /home/www/fake/google.com

Options FollowSymLinks
AllowOverride None

Options Indexes FollowSymLinks MultiViews
AllowOverride None
Order allow,deny
allow from all
5. Simpan Konfigurasi. 
6. Lakukan  langkah 4-5 sama untuk Yahoo, Facebook, dll
7. Aktifkan fake loginnya dengan cara
# a2ensite fake.google.com
# a2ensite fake.yahoo.com
# a2ensite fake.facebook.com
# a2ensite fake.twitter.com
8. Selanjutnya adalah membuat DHCP Server untuk memberikan IP pada target dan DNS Server
9. Konfigurasi DNS Server
#vi /etc/dnsmasq.com
10. Masukan data berikut di file /etc/dnsmasq.com
interface=eth0
domain=deanet.com
dhcp-lease-max=50
dhcp-authoritative
dhcp-range=192.168.0.10,192.168.1.100,1440m
11. Simpan konfigurasi
12. Selanjutnya adalah membuat record host name untuk fake login dengan mengedit file /etc/hosts
# vi /etc/hosts
13. Isikan data ini pada /etc/hosts dengan alamat situs fake login tersebut seperti berikut:
192.168.0.1 www.google.com
192.168.0.1 google.com
192.168.0.1 www.yahoo.com
192.168.0.1 yahoo.com
192.168.0.1 www.facebook.com
192.168.0.1 facebook.com
192.168.0.1 www.twitter.com
192.168.0.1 twitter.com
Sesuaikan jika memiliki beberapa situs
14. Langkah terakhir adalah menjalankan webservernya
# /etc/init.d/network restart
# /etc/init.d/apache2 restart
# /etc/init.d/dnsmasq restart
Untuk Konfigurasi akses point silahkan sesuaikan dengan jenis alatnya. anda juga dapat menambahkan Honeypot untuk menganalisis Metode pembobol Hotspot yang nantinya bisa dikembangkan untuk Keamanan lanjutan.

Untuk cara membuat Honeypot di Hotspot tunggu tulisan saya berikutya.

Aplikasi Linux yang patut anda coba

Linux telah menjadi fenomena baru beberapa tahun lalu, namun hingga kini masih saja ada sejumlah pengguna komputer yang enggan memakai Linux dengan berbagai kendala mereka masing-masing. Dan salah satunya adalah anggapan bahwa Linux banyak memiliki keterbatasan, terlebih pada aplikasi yang dapat digunakan di Linux. Untuk itu artikel ini akan sedikit banyak memperkenalkan sejumlah aplikasi yang dapat digunakan di Linux dan tentunya fitur-fitur yang disediakan aplikasi-aplikasi ini pun tidak kalah dengan banyak aplikasi yang telah kita kenal terlebih dahulu lewat OS Windows.

ANIMATION SOFTWARE
Blender 3D

Blender 3D merupakan salah satu aplikasi pengolah grafis dengan kualitas 3D yang sangat tinggi. Bahkan aplikasi ini tidak jarang digunakan untuk memproduksi animasi 3D komersil. Dengan beragam fitur dan kelengkapan yang disediakan pada aplikasi ini, betapa beruntungnya kita karena aplikasi ini bisa didapat dengan gratis.
Pencil (2D)
Pencil adalah aplikasi grafis 2D yang mengolah traditional hand-drawn animations, dengan mengompilasikannya pada “page-page” yang disediakan sehingga membentuk sebuah digital flipbook.
KPovModeler
KpovModeler adalah software composition/modeling untuk sarana pembuatan POV-Ray scenes, termasuk salah satu alternative Blender 3D yang cukup menjanjikan.
Stopmotion
Merupakan aplikasi yang dapat digunakan untuk meng-capture dan atau mengkombinasikan foto secara bersamaan untuk menciptakan sebuah Stopmotion video yang cukup halus. Tidak hanya mampu menangani pembuatan claymation video dan sejenisnya, namun juga handal untuk pembuatan timelapsed video.
Synfig (2D)
Synfig adalah software animasi 2D gratis yang bisa anda coba, di package-nya tertuliskan "two-dimensional animation has long been the domain of proprietary software…Synfig, a free software/open source tool for producing feature-film quality animation with fewer people and resources." Sangat menarik.
Anime Studio 5 (2D)($199.99)
Anime Studio 5 juga diplot sebagai aplikasi pembuat animasi, walaupun aplikasi ini tidak gratis seperti yang lain, namun Anime Studio 5 menghadirkan banyak sekali fitur dan performa yang sepadan dengan harga yang harus dibayarkan untuk membawanya ke komputer anda. Dilengkapi dengan import/export OBJ files, special effects scripting, layered animation, vector animation, dan advanced timeline controls. 

AUDIO SOFTWARE

Audacity (recorder) 

Audacity adalah salah satu yang terkenal dari sekian banyak aplikasi audio gratis lainnya. Kemampuan recording dan editor audio-nya dapat men-support hampir seluruh format file audio. Beberapa fitur unggulannya adalah record multiple channels, split channels, merge audio, dan sejumlah fitur menarik lainnya. 
Audio CD Extractor (ripper)
Aplikasi ini pertama lebih dikenal dengan nama Sound Juicer, aplikasi CD ripper yang sangat mudah penggunaannya. Aplikasi ini juga handal dan cepat dalam proses pembuatan CD musik, interfacenya yang simpel tetap membuatnya menjadi salah satu aplikasi pengolah audio terdepan.
Sound Converter
Aplikasi dari GNOME ini sangat handal dalam penanganan converter berbagai jenis file audio ke dalam bentuk mp3, wav, flac, ataupun ogg.
Last Exit (player)
Last Exit adalah aplikasi standalone player untuk Last.fm yang akan memudahkan anda untuk menambah dan mencari station secara lebih spesifik. Sejumlah fitur lain seperti set preferences, password protect, dan save changes juga disertakan pada aplikasi ini. 
Hipo iPod Management Tool
Bila perangkat iPod selalu menyertai hari-hari anda, aplikasi ini akan sangat berguna. Hipo iPod Management Tool adalah aplikasi manager untuk mengatur segala sesuatu yang anda butuhkan pada iPod anda.
Utube-Ripper
Anda salah satu YouTube freak? tentu anda tak akan melewatkan aplikasi yang satu ini, dengan YouTube Ripper anda bisa men-download dan menyimpan setiap video yang ada di YouTube, bahkan aplikasi ini juga memperbolehkan anda hanya menyimpan file audio-nya saja. 
Freqtweak
FreqTweak adalah aplikasi pengolah audio yang dapat me-manipulasi audio spectral dan menampilkannya. Dengan sejumlah proses pengolahan audio data pada frekuensi domain tertentu yang didukung dengan interaktif GUI, FreqTweak mampu menghasilkan high resolution spectral displays untuk file audio anda.

VIDEO SOFTWARE

VLC
 
Anda sering mendengar namanya? tentu saja, aplikasi ini memang cukup sering dipakai dan banyak juga yang menjadikannya aplikasi “must have”. Karena pada dasarnya VLC memang dilengkapi fitur yang cukup banyak, mensupport hampir semua format file video, dan pengaturan audio yang lengkap. Ringan dan mudah digunakan, merupakan alasan utama aplikasi ini banyak dicari.
AcidRip
AcidRip merupakan aplikasi simpel yang berfungsi untuk copying DVD ke dalam bentuk digital video file, dengan codec seperti XviD, x264, MPEG, dan masih banyak lagi tipe codec yang dapat diprosesnya. Di dalam aplikasi ini anda bisa menentukan ukuran file, setting audio, kualitasnya, cropping, dll.
Avidemux
Salah satu aplikasi editing video yang handal. Avidemux dapat digunakan untuk memberikan filter pada video, maipulasi audio dan video dengan dangat teliti, mengkombinasikan VOB, kengkombinasikan video, dan fitur-fitur editing video lainnya.
DVD::RIP
Sama halnya dengan AcidRip yang handal dalam pembuatan digital video melalui DVD, DVD::RIP juga sangat piawai menangani proses convert melalui ISO ataupun VOB file. Langkah-langkah dalam aplikasi ini pun sangat mudah dan cepat, cukup dengan me-load file, pilih setting video yang akan dihasilkan, dan DVD::RIP akan segera bekerja.
Gnome Subtitles
Edit, menambahkan, dan memanipulasi subtitle pada sebuah video adalah keahlian utama dari software gratis pengolah video ini.
iriverter
irivirter cukup simpel dan bisa digunakan untuk men-convert video dengan mudah melalui berbagai macam portable video device, seperti the Creative Vision M dan iRiver players. Single dan batch conversions dapat ditangani dengan baik.
Wink
Aplikasi pengolah video gratis yang dapat menghasilkan video screencasts, dapat anda pilih sebagai aplikasi pendamping anda saat membuat video tutorial ataupun presentasi. Beberapa fitur pelengkapnya juga sangat membantu dan fungsional.
XBMC Media Center
Pernah dengar aplikasi ini? XBMC sempat meraih beberapa peghargaan, media center dengan multiple platform. Aplikasi ini sangat tangguh di Ubuntu. Keseluruhan dari aplikasi ini sangat menarik dan berkualitas tinggi, bahkan bisa dikatakan yang terbaik untuk kualitas sebuah media player yang dapat mengorganisir dan memainkan video, musik, dan foto, termasuk menampilkan preview dan cover album.

GRAPHICS

GIMP
 
GIMP merupakan alternatif dari Adobe Photoshop di Linux. Menawarkan editing dan authoring image tingkat lanjut. GIMP juga mendukung pembuatan animasi dengan berbagai jenis tool, plugins, filter, dan brush. Hampir semua yang bisa dilakukan oleh Photoshop dapat juga dilakukan oleh GIMP, walaupun pada awalnya kita harus berkenalan dahulu dengan tiap-tiap tool dan fitur yang ada di aplikasi ini.
Hugin
Hugin adalah aplikasi panorama maker yang cara kerjanya yaitu mengkombinasikan dua atau lebih foto dan menjadikannya sebuah panorama. Aplikasi ini akan sedemikian rupa memadukan warna untuk menyamarkan perbedaan antara kedua foto agar menjadi sebuah panorama yang bagus. Hugin juga menyediakan sejumlah fitur yang cukup berguna lainnya.
Comix
Comix merupakan salah satu aplikasi untuk penggemar komik digital. Dengan kualitas yang sangat baik, dan didukung berbagai fitur yang sangat berguna seperti double-page support, zoom, rotation, mirroring, fullscreen mode, fit-to-screen mode, image enhancement, image quality toggle, dan bookmarks, Comix layak dan harus anda miliki.
FlickrUploader
FlickUploader akan memudahkan anda untuk meng-upload images secara instant ke account flickr anda.
Inkscape
Inkscape merupakan aplikasi yang sangat menarik dan patut dicoba, kegunaannya tidak jauh berbeda dengan Adobe Illustrator
Phatch Photo Batch Processor
Aplikasi ini sangat membantu anda dalam editing foto dengan cepat dan mudah, dengan aplikasi ini anda bisa melakukan resize, crop, rotate, add rounded corners, change perspective, dan berbagai kegunaan lain yang begitu praktis.
QCaD
QCaD layaknya autoCAD yang dapat ditemui di Ubuntu. Menawarkan banyak kemudahan seperti dapat men-support file dari autoCAD, maupun file sejenis lainnya. 

OFFICE


OpenOffice Writer
Aplikasi word processing kali ini pastinya sudah pernah anda coba, aplikasi word processing high-end yang mempunyai segudang fitur dan layanan yang kita butuhkan dalam pemrosesan document. Jika anda ingin mencari pengganti MS Office, OpenOffice adalah alternatif terbaik. 
OpenOffice Spreadsheet
Fungsi dan kegunaannya serupa dengan MS Excel.
OpenOffice Presentation
Fungsi dan kegunaannya serupa dengan MS PowerPoint.
OpenOffice Impress
Fungsi dan kegunaannya serupa dengan MS Publisher.
xPDF
xPDF adalah salah satu dari PDF tool yang ada, aplikasi yang ringan dan dapat men-support standard, Truetype, dan Type 1 fonts. xPDF juga dilengkapi dengan converting PDF ke format lain yang berbeda, terdapat juga fitur multiple languages.
AbiWord
Untuk yang satu ini tentu sudah tidak asing lagi, aplikasi ringan dan mudah sekali penggunaannya, bekerja sangat baik di Linux. handal dalam pemrosesan document.
KAddressBook
Kaddress merupakan aplikasi personal contacts / address manager yang cukup berguna.
KOrganizer
Aplikasi ini dapat membantu anda mengorganisir kegiatan sehari-hari anda, dengan fungsi kalender dan pengaturan jadwal, Korganizer juga menyediakan fitur track important dates, dan add notes.
GnuCash
GnuCash sangat berguna untuk me-manajemen keuangan, baik secara personal maupun badan usaha (bisnis). Aplikasi ini menawarkan beragam fitur seperti dapat men-support banyak tipe file semisal Quickbook files, GnuCash juga menawarkan multiple accounts, dan secara konstan mengkalkulasi balance, hampir semua yang dibutuhkan dalam me-manage keuangan anda ada disini.
xCHM
Sesuai namanya, xCHM berfungsi sebagai CHM HTML viewer, cocok untuk membaca HTML ebook berkapasitas besar dan sejumlah file yang di-save dalam format CHM.

UTILITIES

GPSDrive
 
Siystem navigasi yang didesain untuk bekerja dengan GPS receiver.Dilengkapi juga dengan fasilitas zoom dan display map downloaded melalui OpenStreetMap. Tentunya terpercaya dan bisa diandalkan.
Gnome Partition Editor
Partition Editor akan memudahkan anda untuk memanipulasi partisi yang dapat juga men-support multiple file structures.
Virtual Box OSE
Virtual Box merupakan aplikasi virtual machine, yang sangat membantu untuk menjalankan OS lain di Linux.
ClamAV
Seperti kita tau ClamAV adalah anti virus yang cukup tangguh dan bekerja sangat baik di Linux.
Gmount-ISO
Anda pernah mendengar aplikasi Daemon? jika pernah, aplikasi satu ini tiadk jauh berbeda dengan Daemon. Tugasnya adalah mengaplikasikan file ISO baik DVD maupun CD sehingga dapat terbaca di sistem. 

INTERNET

Mozilla Firefox
 
Tidak mungkin anda tidak tau dengan aplikasi browser yang satu ini, dari sekian banyak aplikasi browser dari Linux, inilah aplikasi yang paling terkenal hingga kini. Stabil dan didukung banyak plugin.
Opera
Opera, aplikasi browser ringan yang mendukung interface launch page dan sejumlah fitur unggulan lainnya. 
Thunderbird
Thunderbird adalah aplikasi email client dari Mozilla. Menawarkan fitur-fitur seperti multiple account access, IMAP dan SMTP, password protection, address books, dan masih banyak lagi.
SeaMonkey
SeaMonkey secara garis besar berbasis pada Firefox, hanya saja SeaMonkey terasa lebih stabil.
Evolution
Evolution merupakan aplikasi email client yang bisa ditemui di Linux, hampir terlihat sama persis seperti Microsoft’s Outlook.
Pidgin IM
Aplikasi messaging instant yang dapat men-support ICQ, Yahoo! IRC, Zephyr, Gadu, Groupwise, SIMPLE, SILC, Sametime, Napster, MSN, dan Jabber. 
gFTP
gFTP adalah aplikasi file transfer protocol pada Linux yang menawarkan berbagai fasilitas upload dan download.

Sumber :
http://blog.anugrahpratama.com/50-aplikasi-linux-terfavorit/

Apa yang dilakukan setelah selesai menginstal Ubuntu 10.10


Apa yang dilakukan setelah selesai menginstal Ubuntu 10.10 ??? 
berikut ini beberapa tips dari Linux Bulukumba
- Aktifkan Repositori
Untuk mengaktifkan repositori yang disebutkan di atas, buka Ubuntu Software Center dan Edit> Software Sources. Pada tab Ubuntu, memeriksa repositori. Anda tidak perlu memeriksa satu untuk kode sumber.
Anda juga mungkin perlu mengecek dan menambahkan "Download from:" untuk Miror di dekat Anda bukan server utama.
 
- Restricted Extras
Ubuntu 10.10 memberikan anda pilihan untuk menginstal Software lain yang anda butuhkan seperti codec,  Flash dll saat instalasi. Jika Anda tidak menginstal sofware tersebut pada waktu instalasi, ada bisa menginstalnya pada ubuntu-restricted-extras dengan perintah :

sudo apt-get install ubuntu-restricted-extras
- Ubuntu Tweaks
Linux Ubuntu sebenarnya telah di rancang sedemikian rupa baik dari sisi Performa maupun Tampilan, tapi jika Perangkat keras PC anda agak pas-pasan  atau anda yang mengutamakan Kecepatan dalam pemiliha Sistem Operasi maka tidak ada salahnya jika meng' Tweak Kinerja dari ubuntu 10.10. berikut ini baris perintahnya :
sudo add-apt-repository ppa:tualatrix/ppa
sudo apt-get update


sudo apt-get install ubuntu-tweak
- Install Aplikasi Tambahan
Tambahkanlah aplikasi yang kita butuhkan seperti GIMP, Blender 3D dll, jika anda yang hobi dengan Design grafis, Audacity untuk editor Audio.
Berikut ini adalah Aplikasi-aplikasi Linux yang sering digunakan. Link

Red Hat


Red Hat Linux (RHL), buatan perusahaan Red Hat, Inc., adalah sistem operasi Linux yang populer sampai produksinya dihentikan pada tahun 2004.

Red Hat Linux 1.0 ini dirilis pada 3 November 1994. Awalnya disebut "Red Hat Commercial Linux" merupakan distro linux pertama yang menggunakan sistem RPM Package Manager, yang kemudian diikuti beberapa distro lain, seperti Mandriva Linux dan SUSE Linux.

Sejak 2003, Red Hat telah menghentikan produksi Red Hat Linux namun mengeluarkan Red Hat Enterprise Linux (RHEL) untuk lingkungan perusahaan (tidak gratis), serta Fedora (yang dikembangkan oleh masyarakat dengan dukungan Fedora Project dan disponsori oleh Red Hat) sebagai versi gratis bagi lingkungan rumahan. Red Hat Linux 9, rilis terakhir, secara resmi diakhiri pada 30 April 2004, meskipun dukungan masih diberikan oleh proyek Fedora Legacy sampai awal 2007.

Video tutorial Install Ubuntu Server 10.10

Berikut ini video Tutorial langkah-langkah menginstal Ubuntu Server 10.10



untuk anggota komunitas video asli (kualitas gambar yang bagus) dapat di copy / burning di basecamp .

Xandros


Xandros mengacu pada nama distro Linux dan perusahaan (Xandros Corporation) yang membuatnya. Xandros Linux adalah sebuah distro Linux yang berdasarkan pada sistim KDE. Saat ini, Xandros telah mencapai versi 4. Nama Xandros diambil dari gabungan X Window System dan pulau Andros di Yunani. Didirikan bulan Mei 2001 oleh Linux Global Partners, perusahaan ini berkantor pusat di kota New York, Amerika Serikat.

Distronya merupakan pengembangan dari Corel Linux, yang berbasis Debian, yang diakuisisi dari Corel Corporation pada bulan Agustus 2001 setelah Corel memutuskan meninggalkan pemasaran distro Linux. Xandros adalah salah satu pendiri Desktop Linux Consortium dan anggota Interop Vendor Alliance. Tampilannya sangat mirip dengan Microsoft Windows, jadi mudah dan nyaman dioperasikan terutama bagi para pemula.

Pada bulan Juli 2007, Xandros membeli Scalix, produk email dan kolaborasi Linux berbasis HP OpenMail. Pada bulan Juli 2008, Xandros mengakuisisi Linspire.

knoppix


Knoppix adalah distro Linux live-cd yang dapat dijalankan melalui CD-ROM tanpa instalasi di hard disk. Distro ini berbasis Debian Linux dan diciptakan oleh Klaus Knopper. Knoppix memiliki ragam aplikasi yang cukup lengkap dan dapat dipergunakan sebagai demo atau sarana belajar Linux bagi yang belum mempunyai ruang pada hard disknya. Knoppix juga dapat dipergunakan sebagai CD rescue.

Kelemahan dari Knoppix adalah diperlukannya memori yang besar untuk menggunakan modus grafisnya yaitu 96 MB walaupun bisa juga dijalankan pada memori 64 MB dengan swap pada hard disk.

PCLinuxOS


PCLinuxOS, sering disingkat sebagai PCLOS, adalah sebuah sistem operasi desktop. Ini adalah sebuah sistem operasi bebas untuk komputer pribadi yang bertujuan untuk memudahkan penggunaan.
Sejarah

PCLinuxOS dimulai dari satu set paket RPM yang dibuat untuk meningkatkan versi-versi Linux Mandrake (sekarang Mandriva Linux). Paket-paket ini diciptakan oleh Bill Reynolds, packager (pembuat paket) yang lebih dikenal sebagai Texstar. Dari tahun 2000 hingga 2003, Texstar mengelola repositori dari paket RPM secara paralel dengan situs web PCLinuxOnline. Dalam sebuah wawancara, Reynolds berkata bahwa beliau memulai PCLinuxOS "untuk menyediakan jalan keluar untuk menyalurkan keinginan gila(nya) dalam membuat paket kode sumber (source code) tanpa harus berurusan dengan ego, kesombongan dan politik."

Pada tahun 2003 Texstar membuat turunan dari Linux Mandrake 9,2 (yang diluncurkan pada bulan Oktober 2003). Setelah bekerjasama dalam proyek Live CD Mandrake, Texstar mengembangkan secara mandiri turunan tersebut menjadi distribusi penuh. Awal rilis dinomori berturut-turut sebagai "pra pertunjukan" (preview) yaitu p5, p7, P8 hingga p81a, kemudian P9, p91, p92, dan p93.

Tahun 2007, dengan munculnya PCLinuxOS 2007, PCLinuxOS mengganti basisnya ke Mandriva Linux 2007. Ini berarti perubahan ke arah kode program yang lebih modern sehingga versi ini memerlukan perombakan menyeluruh. Versi baru ini menampilkan tampilan baru, dan efek 3D di dalamnya. Sebuah logo baru juga telah dirancang, dan digabungkan di layar boot. Layar login yang baru juga dirancang, berjudul "Dark" (gelap). PCLinuxOS 2007 ini dirilis pada 21 Mei 2007.

Edisi GNOME

PCLinuxOS Gnome 2008, sebuah edisi remaster oleh komunitas PCLinuxOS yang menggunakan desktop GNOME 2.21.2 (dengan penampilan yang mirip dengan Microsoft Windows Vista), telah diluncurkan pada tanggal 21 Maret 2008, dan saat ini dapat diunduh dari linuxgator.org meskipun tidak didukung dalam forum resmi atau saluran irc.

Fitur

PCLinuxOS didistribusikan sebagai Live CD, yang juga dapat diinstal ke hard disk drive lokal. Ketika digunakan sebagai Live CD, dapat bekerja dengan USB flash drive, dimana konfigurasi dan data pribadi pengguna disimpan. Seluruh CD dapat disalin ke dan dijalankan dari memori (jika sistem mempunyai cukup RAM) untuk meningkatkan kecepatan. PCLinuxOS menggunakan Advanced Packaging Tool (atau APT), sebuah sistem manajemen paket (asalnya dari distribusi Debian), bersama dengan Synaptic Paket Manager, sisimuka GUI untuk APT, untuk menambahkan, menghapus atau memperbarui paket. Jika ada cukup memori pada komputer dan koneksi jaringan, Live CD dapat memperbarui paket. PCLinuxOS juga didesain agar mudah untuk remaster setelah instalasi, membuat satu CD personalisasi sendiri, menggunakan alat mklivecd. Live USB dari PCLinuxOS dapat dibuat secara manual atau dengan UNetbootin.
Tahun 2008 dirilis PCLinuxOS MiniMe 2008. MiniMe adalah sebuah "Live & Install" CD minimal untuk pengguna berpengalaman yang ingin menambahkan sendiri pilihan paket. PCLinuxOS 2008 edisi "MiniMe" dirilis pada 07 Januari 2008.

Hubungan dengan Mandriva Linux

Walaupun serupa dalam "tampilan dan nuansa" dengan Mandriva Linux, PCLinuxOS telah menyimpang secara signifikan. Kode-kodenya secara resmi diambil dari Mandrake 9.2 lalu dikembangkan dalam proyek independen pada tahun 2003. Setelah tiga tahun dikembangkan berdampingan, para pengembang mengambil keunggulan dalam pengembangan lebih lanjut dari Mandriva (nama baru Mandrake), dan dikembangkan tersendiri lagi di akhir 2006 untuk PCLinuxOS 2007.

PCLinuxOS mengelola sendiri repositori perangkat lunak, yang tersedia melalui Advanced Packaging Tool (APT) dan sisimuka Synaptic, sepenuhnya menggantikan urpmi milik Mandriva. Ini berarti bahwa instalasi dapat terus diperbarui ke paket-paket versi terbaru, tanpa perlu untuk melakukan instalasi ulang atas seluruh distribusi setiap ada rilis baru. Pada rilis sebelum 2007, adakalanya perlu melakukan instalasi ulang.

Perbedaan lainnya termasuk pengaturan menu sendiri, grafis, dan kumpulan ikon.

PCLinuxOS menekankan sasarannya pada komputer desktop, terutama untuk lingkungan rumahan dan usaha kecil, maka kurang memperhatikan penggunaan "tradisional" lainnya, seperti server (walaupun paket-paket untuk sebagian besar tugas server tersedia).

Debian

Logo Debian
Debian adalah sistem operasi bebas yang dikembangkan secara terbuka oleh banyak programer sukarela (pengembang Debian) yang tergabung dalam Proyek Debian. Sistem operasi Debian adalah gabungan dari perangkat lunak yang dikembangkan dengan lisensi GNU, dan utamanya menggunakan kernel Linux, sehingga populer dengan nama Debian GNU/Linux. Sistem operasi Debian yang menggunakan kernel Linux merupakan salah satu distro Linux yang populer dengan kestabilannya. Dengan memperhitungkan distro berbasis Debian, seperti Ubuntu, Xubuntu, Knoppix, Mint, dan sebagainya, maka Debian merupakan distro Linux yang paling banyak digunakan di dunia.

Sejarah


Debian pertama kali diperkenalkan oleh Ian Murdoch, seorang mahasiswa dari Universitas Purdue, Amerika Serikat, pada tanggal 16 Agustus 1993, Nama Debian berasal dari kombinasi nama mantan-kekasihnya [DEB]ra dan namanya sendiri [IAN] Murdoch.

Pada awalnya, Ian memulainya dengan memodifikasi distribusi SLS (Softlanding Linux System). Namun, ia tidak puas dengan SLS yang telah dimodifikasi olehnya sehingga ia berpendapat bahwa lebih baik membangun sistem (distribusi Linux) dari nol (Dalam hal ini, Patrick Volkerding juga berusaha memodifikasi SLS. Ia berhasil dan distribusinya dikenal sebagai "Slackware").

Proyek Debian tumbuh lambat pada awalnya dan merilis versi 0.9x di tahun 1994 dan 1995. Pengalihan arsitektur ke selain i386 dimulai ditahun 1995. Versi 1.x dimulai tahun 1996.

Ditahun 1996, Bruce Perens menggantikan Ian Murdoch sebagai Pemimpin Proyek. Dalam tahun yang sama pengembang debian Ean Schuessler, berinisiatif untuk membentuk Debian Social Contract dan Debian Free Software Guidelines, memberikan standar dasar komitmen untuk pengembangan distribusi debian. Dia juga membentuk organisasi "Software in Public Interest" untuk menaungi debian secara legal dan hukum.

Di akhir tahun 2000, proyek debian melakukan perubahan dalam archive dan managemen rilis. Serta di tahun yang sama para pengembang memulai konferensi dan workshop tahunan "debconf".

Di April 8, 2007, Debian GNU/Linux 4.0 dirilis dengan nama kode "Etch". Rilis versi terbaru Debian, 2009, diberi nama kode "Lenny".deb adalah perpanjangan dari paket perangkat lunak Debian format dan nama yang paling sering digunakan untuk paket-paket binari seperti itu. Seperti "Deb" istilah bagian dari Debian, itu berasal dari nama Debra, kemudian pacar dan sekarang mantan istri pendiri Debian Ian Murdock.

Paket debian juga digunakan dalam distribusi berbasis pada Debian, seperti Ubuntu dan lain-lain.

Paket debian adalah standar Unix pada arsip yang mencakup dua gzip, tar bzipped atau lzmaed arsip: salah satu yang memegang kendali informasi dan lain yang berisi data.

Program kanonik untuk menangani paket-paket tersebut adalah dpkg, paling sering melalui apt / aptitude. deb paket dapat dikonversi ke paket lain dan sebaliknya menggunakan asing.

Beberapa paket Debian inti tersedia sebagai udebs ( "mikro deb"), dan biasanya hanya digunakan untuk bootstrap instalasi Linux Debian. Meskipun file tersebut menggunakan ekstensi nama file udeb, mereka mematuhi spesifikasi struktur yang sama seperti biasa deb. Namun, tidak seperti rekan-rekan mereka deb, hanya berisi paket-paket udeb fungsional penting file. Secara khusus, file dokumentasi biasanya dihilangkan. udeb paket tidak dapat diinstal pada sistem Debian standar.

Saat ini telah terdapat puluhan distribusi Linux yang berbasis kepada debian, salah satu yang paling menonjol dan menjadi fenomena adalah Ubuntu

Cloud Computing

Isu teknologi cloud computing belakangan sering dibicarakan. Para ahli meyakini bahwa cloud computing dapat membawa perubahan yang signifikan pada proses teknologi informasi (TI) dan pasar teknologi informasi. Sekitar tahun 2008 awal isu teknologi ini muncul masih banyak perbedaan pendapat dan pemahaman mengenai cloud computing, namun sekarang semuanya sangat jelas dan cloud computing telah menjadi sebuah realitas. Realitas inilah yang memaksa para profesional TI untuk dapat beradaptasi dengan cepat dalam mengimplementasikan cloud computing.

Cloud computing bukan merupakan hal yang baru, cloud computing adalah versi modern dari model time-sharing yang dikenal sekitar akhir tahun 1960-an. Model time-sharing ini semakin populer pada tahun 1961 ketika Profesor John McCarthy menyatakan bahwa “teknologi komputer time-sharing mungkin akan berkembang di masa depan, dimana kemampuan komputasi dan aplikasi spesifik mungkin dapat dijual melalui model bisnis berdasarkan tipe utilitas” . Teknologi time-sharing ini hanya bertahan sampai sekitar pertengahan tahun 1970 dan kemudian digantikan dengan tren komputer personal.

Istilah cloud (awan) yang digunakan sebagai metafora (bukan arti yang sebenarnya) untuk internet. Penggunaan istilah cloud ini awalnya berasal dari gambaran umum dalam diagram jaringan yang ditunjukkan dengan bentuk awan yang digunakan untuk merepresentasikan transportasi data di backbone (internet) ke lokasi titik akhir di sisi lain awan . Berikut adalah gambar Diagram konseptual Cloud Computing

Diagram konseptual Cloud Computing
Definisi
Cloud computing adalah komputasi berbasis internet yang menggunakan sumber daya bersama, perangkat lunak dan informasi disediakan untuk komputer dan perangkat lain sesuai permintaan (wikipedia)
Cloud computing adalah model komputasi yang memudahkan mendapat, mengakses, dan menggunakan sumber daya komputasi dengan biaya yang murah dan bekerja sesuai permintaan/kebutuhan (National Institute of Standards and Technology)

Cloud computing merupakan evolusi yang mengadopsi virtualization, service-oriented architecture and utility computing.  Cloud  computing memungkinkan konsumen teknologi untuk memikirkan komputasi secara efektif dengan biaya minimal dan dapat diandalkan. Hal lain yang juga tidak perlu lagi dikhawatirkan oleh pengguna adalah tentang bagaimana membangunnya, cara kerjanya, siapa yang mengoperasikan atau di mana harus meletakkan.

Virtualization adalah penciptaan versi virtual (bukan aktual) terhadap sumber daya teknologi informasi, seperti sistem operasi, server, perangkat penyimpanan (storage) atau sumber daya jaringan. Virtualisasi dapat dilihat sebagai bagian dari tren secara menyeluruh dari  Enterprise TI yang mencakup autonomic computing. Autonomic computing merupakan sebuah skenario di mana lingkungan TI akan mampu melakukan pengelolan sendiri (self management) didasarkan pada aktivitas yang dirasakan dan utility computing.  Kekuatan pemrosesan komputer dianggap sebagai sebuah utilitas yang memungkinkan klien membayar sesuai yang diperlukan. Virtualisasi biasanya bertujuan untuk memusatkan tugas administratif sekaligus meningkatkan skalabilitas dan beban kerja.

Utility computing dapat didefinisikan sebagai sebuah paket/kemasan sumber daya komputasi, seperti: komputasi, penyimpanan dan jasa sebagai “layanan meteran” yang mirip dengan layanan utilitas publik tradisional (seperti listrik, air, gas alam, atau jaringan telepon).  Keuntungan dari model utility computing ini adalah tidak membutuhkan biaya awal (initial cost) untuk mendapatkan sumber daya komputasi karena sumber daya komputasi disewa. Hal ini mengubah cara penyediaan layanan sebelumnya, yaitu membeli produk (perangkat keras, perangkat lunak dan bandwidth jaringan) terlebih dahulu untuk menyediakan layanan.

Service-oriented architecture (SOA) adalah seperangkat prinsip desain fleksibel yang digunakan pada fase pengembangan dan integrasi sistem komputasi. Sebuah sistem yang dikembangkan berbasis arsitektur SOA akan memiliki paket fungsionalitas yang memberikan layanan interoperable yang dapat digunakan dalam beberapa sistem dari beberapa domain bisnis.

Slackware

Logo Slackware

Slackware merupakan sistem operasi yang dibuat oleh Patrick Volkerding dari Slackware Linux, Inc. Slackware merupakan salah satu distro Linux awal, dan merupakan yang tertua yang masih dikelola. Tujuan utama Slackware adalah stabilitas dan kemudahan desain, serta menjadi distribusi Linux yang paling mirip Unix.

Nama

Nama "Slackware" berasal dari fakta bahwa distribusi ini dimulai sebagai sebuah proyek pihak swasta tanpa komitmen apa-apa. Untuk mencegah proyek ini menjadi terlalu serius pada awalnya, Volkerding memberi nama yang lucu itu, yang kemudian tetap bertahan bahkan setelah Slackware menjadi proyek serius. Kata "Slack" (kendor) di Slackware merujuk pada istilah "Slack" seperti yang digunakan oleh Gereja para SubGenius

Sejarah

Slackware pada awalnya merupakan turunan dari Softlanding Linux System, yang paling populer dari distribusi Linux asli. SLS mendominasi pasar sampai para pengembang membuat keputusan untuk mengganti format executable-nya dari a.out ke ELF. Ini bukan keputusan yang populer di kalangan basis pengguna SLS pada saat itu. Patrick Volkerding meluncurkan versi modifikasi dari SLS, yang dia beri nama Slackware. [4] Rilis pertama Slackware, 1.00, diluncurkan pada tanggal 16 Juli 1993. [5] Berupa sebuah citra 3½" floppy disk yang tersedia melalui FTP.

Pada tahun 1999, Slackware berkali-kali dirilis, mulai dari rilis nomor 4 sampai 7. Hal ini dijelaskan oleh Patrick Volkerding sebagai upaya pemasaran untuk menunjukkan bahwa Slackware adalah sebuah distro Linux yang up-to-date sebagaimana distro-distro lainnya, yang kala itu banyak yang telah melepas nomor 6 (seperti Red Hat yang merilis setiap revisi dari distribusinya dengan kenaikan dari 4.1 ke 5.0 bukan 3.1 ke 3.2 sebagaimana Slackware). [6] Slackware memang memiliki beberapa rilis Beta dalam rentang 6.x, tetapi hal ini tidak dihitung sebagai rilis resmi.

Pada tahun 2005, lingkungan desktop GNOME telah dihapus dari rilis yang akan diluncurkan, dan diserahkan kepada dukungan komunitasnya. [7] Penyingkiran GNOME dianggap oleh sebagian komunitas Linux sebagai tindakan yang menggemparkan karena lingkungan desktop tersebut banyak digunakan di distro-distro Linux. Sebagai balasan, beberapa proyek berbasis komunitas mulai menawarkan distribusi GNOME lengkap untuk Slackware.

Filosofi Desain
Maskot Slackware
Banyak pilihan desain di Slackware dapat dilihat sebagai contoh dari prinsip KISS. Dalam konteks ini, "sederhana" merujuk ke sudut pandang desain sistem, dan bukannya kemudahan penggunaan. Kebanyakan perangkat lunak dalam Slackware menggunakan mekanisme konfigurasi yang disediakan oleh penulis asli masing-masing perangkat lunaknya; hanya sedikit mekanisme umum di distribusi ini. Akibatnya, hanya terdapat beberapa perangkat GUI untuk mengkonfigurasi sistem. Ini menyebabkannya kurang ramah pengguna. Kritikus menganggap instalasi distribusi ini memakan waktu dan sulit dipelajari, sedangkan pendukungnya menganggapnya fleksibel dan transparan serta menyukai pengalaman yang diperoleh dari proses pembelajaran.

Sistem manajemen paket Slackware dapat menginstal, upgrade, dan menghapus paket dari sumber lokal, tetapi tidak akan mencoba untuk melacak atau mengelola dependensi, pengguna harus memastikan sendiri bahwa sistem telah memiliki semua perpustakaan sistem dan program-program yang dibutuhkan oleh paket baru (yang akan diinstal). Jika ada yang kurang, mungkin tidak ada indikasi sampai pengguna berupaya untuk menggunakan perangkat lunak yang baru diinstal.

Paket-paket Slackware adalah tarballs yang diringkas secara gzip dan memakai nama file yang berakhir dengan .tgz dan .txz. Paket berisi file yang berupa bagian dari perangkat lunak yang diinstal, serta file-file tambahan yang berguna untuk sistem manajer paket Slackware. File yang berupa bagian dari perangkat lunak yang diinstal tersebut akan diatur, sehingga bila diekstrak ke dalam direktori root, file-file tersebut akan ditempatkan di lokasi instalasinya. File-file lain adalah file yang ditempatkan di direktori install/ dalam paket.

Dua file yang umumnya ditemukan di direktori install/, adalah file-file slack-desc dan doinst.sh. File-file ini tidak ditempatkan langsung ke file system dengan cara yang sama seperti yang file lain dalam paket. File slack-desc adalah file teks sederhana yang berisi keterangan mengenai paket yang diinstal. Ini digunakan ketika melihat paket menggunakan manajer paket. File doinst.sh merupakan shell script yang biasanya ditujukan untuk menjalankan perintah atau membuat perubahan yang tidak dapat dilakukan dengan mengubah isi paket. Script ini dijalankan pada akhir instalasi sebuah paket.

Resolusi Dependensi

Sementara Slackware itu sendiri tidak mempunyai alat untuk secara otomatis menata dependensi bagi pengguna dengan secara otomatis dengan mengunduh dan menginstalnya, beberapa perangkat lunak pihak ketiga ada yang dapat memberikan fungsi ini, mirip dengan cara APT di Debian.

Slackware 9.1 memasukkan Swaret dan slackpkg sebagai tambahan paket di CD kedua, [10] tetapi tidak menginstal salah satunya dengan standar. Swaret telah dihapus dari distribusi Slackware sejak dari versi 10.0 tetapi masih tersedia sebagai paket dari pihak ketiga.

slapt-get tidak menyediakan resolusi dependensi untuk paket-paket yang disertakan dalam distribusi Slackware. Namun ia menyediakan kerangka kerja untuk resolusi dependensi pada paket-paket yang kompatibel dengan Slackware, serupa dengan metode APT. Beberapa sumber paket dan distro-distro berbasis Slackware memanfaatkan fungsi ini.

Alternatif lain adalah pkgsrc dari NetBSD yang menyediakan dukungan untuk Slackware. pkgsrc menyediakan resolusi dependensi baik untuk paket sumber maupun biner.

Semenjak versi 13.0, slackpkg sudah disertakan pada direktori ap/ untuk memudahkan penggunanya mengelola paket-paket Slackware. Paket ini sudah disertakan sejak versi 12.1, tetapi masih berada di direktori extra/

Selengkapnya dapat anda kunjung situs resminya di http://www.slackware.com/

Mandriva


Mandriva Linux (dahulu dikenal dengan nama Mandrakelinux atau Mandrake Linux) adalah sistem operasi yang dibuat oleh Mandriva (dahulu dikenal dengan nama Mandrakesoft). Mandriva Linux menggunakan RPM Package Manager.

Sejarah

Pertama kali dirilis berbasis Redhat Linux (versi 5.1) dan KDE (versi 1.0) pada 23 Juli 1998

Perubahan Nama

Dari awal hingga versi 8.0, Mandrake menamai produk utamanya dengan Linux Mandrake. Sedang versi 8.1 sampai 9.2 dinamai Mandrake Linux

Pada bulan Februari 2004, Mandrakesoft kalah dalam suatu kasus di pengadilan terhadap Hearst Corporation, pemilik King Features Syndicate. Hearst menuduh MandrakeSoft melanggar hak cipta karakter King Features bernama 'Mandrake the Magician'. Sebagai tindakan pencegahan, Mandrakesoft mengganti nama produknya dengan menghilangkan spasi antara merek dan nama produk serta mengubah huruf pertama dari nama produk menjadi huruf kecil, sehingga menjadi satu kata. Mulai dari versi 10.0, Mandrake Linux dikenal sebagai Mandrakelinux, demikian pula logonya.

Pada bulan April 2005 Mandrakesoft mengakuisisi Conectiva, sebuah perusahaan Brasil yang menghasilkan distribusi linux berbahasa Portugis (Brasil) dan Spanyol di Amerika Latin. Akibat akuisisi ini dan sengketa hukum dengan Hearst Corporation, Mandrakesoft mengumumkan nama perusahaan menjadi Mandriva, dan bahwa Mandriva Linux akan menjadi nama baru bagi produk-produknya.

Fitur
  1. Mandriva Control Center yang memudahkan konfigurasi dari beberapa pengaturan.
  2. Desktop menggunakan KDE atau GNOME sebagai desktop standar, tetapi juga menyediakan yang lain seperti Xfce dan twm.
  3. Kesatuan tema menyediakan konsistensi antara aplikasi dan lingkungan desktop.
  4. Menggunakan paket manajer disebut urpmi
  5. Live USB dari Mandriva Linux dapat dibuat secara manual atau dengan UNetbootin.
  6. Mandriva menyediakan beberapa edisi Linux. Beberapa tersedia bebas, sedangkan yang lainnya dijual secara on-line atau melalui jaringan penjual resmi. Mandriva juga menyediakan Mandriva Club, yang sampai dengan 4 Juni 2008 adalah gratis karena layanan pengunduhan telah dibuat sebagai produk terpisah.
Selengkapnya dapat langsung mengunjungi situs resminya di http://www2.mandriva.com/en/

Fedora


Fedora (sebelumnya bernama Fedora Core, kadang-kadang disebut juga dengan Fedora Linux) adalah sebuah distro Linux berbasis RPM dan yum yang dikembangkan oleh Fedora Project yang didukung oleh komunitas pemrogram serta disponsori oleh Red Hat. Nama Fedora berasal dari karakter fedora yang digunakan di logo Red Hat. Pada rilis 1 sampai 6 distro ini bernama Fedora Core yang kemudian berubah menjadi Fedora pada rilis ke-7. Fedora dikenal di dunia Linux sebagai sebuah distro yang menjadi pioneer dalam penggunaan teknologi terkini dan merupakan distro yang digunakan oleh Linus Torvalds.

Sejarah

Proyek Fedora dimulai akhir tahun 2003, ketika Red Hat Linux dihentikan. Red Hat Enterprise Linux menjadi satu-satunya distro resmi Red Hat, sedangkan Fedora menjadi distro masyarakat. Bagi Red Hat, Fedora merupakan ajang percobaan utuk menghasilkan distro Red Hat Enterprise Linux (RHEL) yang stabil, rilis-rilis RHEL dikembangkan dari versi Fedora.

Nama Fedora berasal dari Fedora Linux, relawan proyek yang mengembangkan perangkat lunak tambahan untuk distro Red Hat Linux, dan dari karakteristik fedora (topi kulit) yang digunakan dalam logo Red Hat ("Shadowman"). Fedora Linux akhirnya diserap ke dalam Fedora Project. Fedora adalah merek dagang dari Red Hat, walaupun hal ini pernah disengketakan oleh para pencipta repositori perangkat lunak Fedora, namun masalahnya telah diselesaikan.

untuk selengkapnya dapat anda kunjungi di http://fedoraproject.org/

SuSe


SUSE [ˌoʊpɛnˈsuːzə], sebelumnya bernama SUSE Linux dan SuSE Linux Professional, adalah salah satu distro Linux dari perusahaan Novell, atau lebih tepat dari anak perusahaannya Suse Linux GmbH (Software- und System-Entwicklungsgesellschaft mbH, Nürnberg yang berarti pengembangan -perangkat lunak dan -sistem). SUSE Linux awalnya merupakan distro Slackware terjemahan bahasa Jerman. Ada informasi tidak resmi yang mengatakan bahwa S.u.S.E berhubungan dengan ilmuwan komputer Jerman Konrad Zuse karena pengucapan namanya yang sama.

Terdapat dua (2) distro utama SUSE Linux yang saat ini aktif:
  • SUSE Linux Enterprise : SLE adalah solusi sumber terbuka dari Novell untuk perusahaan besar. Terdiri dari dua paket, yaitu:
  1. SUSE Linux Enterprise Server : SLES adalah Sistem Operasi Server Perusahaan yang merupakan komponen SLE.
  2. SUSE Linux Enterprise Desktop : SLED adalah Sistem Operasi Desktop Perusahaan yang merupakan komponen SLE.
  • OpenSUSE : sebuah proyek masyarakat, yang disponsori oleh Novell, dirancang untuk pengguna rumahan.

Sejarah

SUSE bermula di awal tahun 1990-an di mana Linux terdiri dari sekitar 50 keping disket dan dapat diunduh/diambil lewat internet, tetapi pengguna potensial yang memiliki koneksi internet tidaklah banyak. Kemudian S.u.S.E. GmbH menghimpun disket-disket Linux yang dapat dibeli (tanpa harus memiliki koneksi internet). SuSE tersebarluas oleh Suse GmbH dengan lokalisasi instalasi dalam bahasa Jerman dan dengan itu menciptakan distribusi dari banyak pengguna berbahasa Jerman. Alat instalasi dari Slackware diganti dengan YaST hasil pengembangan Suse GmbH sendiri. Mulai April 1994 Paket Suse-Linux Versi 1.0 mulai menggunakan CD, tidak lagi dalam disket (yang sudah mencapai 70 keping).

Versi pertama yang berdiri sendiri terlepas dari Slackware diterbitkan pada Mei 1996 dengan nama S.u.S.E. Linux, versi 4.2. Penomoran 4.2 dalam versi ini diakibatkan dari diskusi panjang di mana penomoran versi 1.1 ditolak dan angka 42 lebih disukai karena merupakan "jawaban dari segala pertanyaan terhadap segala pertanyaan" (Answer to Life, the Universe, and Everything) menurut roman karya Douglas Adams The Hitchhiker's Guide to the Galaxy. Pada versi ini untuk pertama kalinya, dalam distribusi dengan 3 CD, disertai sebuah Live-Filesystem.

Mulai dari versi 4.2 angka penjualan Suse Linux meningkat tajam. Pengguna professional di pasar Linux menuntut produk yang sesuai, maka mulai versi 5 ditawarkan produk SuSE Business Linux. Konsep ini kemudian tetap dijual melalui SUSE Linux Enterprise Server (SLES), yang boleh diperoleh di samping siklus rilis dan pembaruan yang panjang dengan dukungan tawaran dan pelatihan yang beragam.

Suse Linux yang sampai pada versi itu hanya mendukung platform Intel i386, pada versi 6.1 mulai juga mendukung platform DEC, Alpha AXP dan platform PowerPC pada versi 6.3. Kedua distribusi memiliki pengaruh penting bagi pengembangan kualitatif Distribusi Suse Linux. Pada perkembangan berikutnya tersedia juga versi SuSE Linux untuk sistem AMD Athlon 64, Intel Itanium dan IBM 390 (Z-Series).

Mulai versi 7.0 sampai dengan 9.1 tersedia dua versi Suse Linux: Personal dan Professional. Di samping itu tersedia juga versi bagi pelajar. Paket pembaruan dengan harga yang pantas untuk versi Professional juga tersedia tanpa cetakan buku pedoman administrasi. Pada 4 November 2003, Novell mengumumkan bahwa mereka akan mengakuisisi SuSE. Akuisisi ini diselesaikan pada Januari 2004. SuSE 9.1 merupakan versi pertama di bawah Novell. Salah satu perubahan yang terjadi adalah mulai Juni 2004, di samping instalasi melalui FTP, CD untuk instalasi dasar tersedia di internet. Juga pada edisi Professional dipasarkan dengan keping DVD kedua yang berisi perangkat lunak untuk sistem 64-Bit (AMD64 dan Intel 64) (versi 64-Bit SuSE 9.0 dijual terpisah). Pada April 2004 YaST ditempatkan di bawah Lisensi Publik Umum GNU. Pada 4 Agustus 2005, juru bicara dan direktur hubungan masyarakat Bruce Lowry mengumumkan bahwa pengembangan SUSE Professional akan lebih terbuka dan bersama dalam proyek komunitas openSUSE berupaya meraih perhatian yang lebih luas dari pengguna dan pengembang . Lebih terbuka dengan memungkinkan pengguna dan pengembang untuk menguji dan membantu mengembangkannya. Sebelumnya segala pengembangan dilakukan hanya oleh SUSE dan versi 10.0 adalah versi pertama dengan pengujian beta oleh publik. Sebagai bagian dari perubahan, akses ke Server-YaST menjadi pelengkap bagi pengguna SUSE Linux.

Maskot dari SUSE secara umum dikenali sebagai gecko (tokek) dan disebut sebagai Geeko, namun sebenarnya adalah seekor kameleon (Chamaeleonidae).

Selengkapnya di Website resminya : http://www.opensuse.org

Ubuntu


Ubuntu merupakan salah satu distribusi Linux yang berbasiskan Debian. Proyek Ubuntu resmi disponsori oleh Canonical Ltd yang merupakan perusahaan milik seorang kosmonot asal Afrika Selatan Mark Shuttleworth. Nama Ubuntu diambil dari nama sebuah konsep ideologi di Afrika Selatan, "Ubuntu" berasal dari bahasa kuno Afrika, yang berarti "rasa perikemanusian terhadap sesama manusia". Tujuan dari distribusi Linux Ubuntu adalah membawa semangat yang terkandung di dalam Filosofi Ubuntu ke dalam dunia perangkat lunak. Ubuntu adalah sistem operasi lengkap berbasis Linux, tersedia secara bebas dan mempunyai dukungan baik yang berasal dari komunitas maupun tenaga ahli profesional.

Filosofi

Ubuntu mempunyai filosofi sebagai berikut :
  • bahwa perangkat lunak harus tersedia dengan bebas biaya
  • bahwa aplikasi perangkat lunak tersebut harus dapat digunakan dalam bahasa lokal masing-masing dan untuk orang-orang yang mempunyai keterbatasan fisik, dan
  • bahwa pengguna harus mempunyai kebebasan untuk mengubah perangkat lunak sesuai dengan apa yang mereka butuhkan.

Perihal kebebasan inilah yang membuat Ubuntu berbeda dari perangkat lunak berpemilik (proprietary); bukan hanya peralatan yang Anda butuhkan tersedia secara bebas biaya, tetapi Anda juga mempunyai hak untuk memodifikasi perangkat lunak Anda sampai perangkat lunak tersebut bekerja sesuai dengan yang Anda inginkan.

Rilis

Setiap rilis mempunyai nama kode dan nomor versi. Nomor versi berdasarkan tahun dan bulan dari rilis. Sebagai contoh, rilis Ubuntu yang pertama, 4.10, dirilis tanggal 20 Oktober 2004. Rilis ubuntu keluar setiap 6 bulan sekali tiap bulan April dan Oktober. Rilis ubuntu biasanya terdiri dari berbagai edisi, yaitu edisi Desktop, Server, dan Netbook. Perbedaan mendasar pada ketiganya adalah pada versi desktop terdapat tampilan desktop manager sedangkan pada edisi server tidak ada, hanya command prompt saja.

Daftar rilis Ubuntu yang telah dirilis dan yang direncanakan untuk dirilis:


Versi Tanggal Rilis Nama kode Sub Versi Didukung sampai
4.10 20 Oktober 2004 Warty Warthog Sounder 30 April 2006
5.04 8 April 2005 Hoary Hedgehog Array 31 Oktober 2006
5.10 13 Oktober 2005 Breezy Badger Colony 13 April 2007
6.06 LTS (Long Term Support) 1 Juni 2006 Dapper Drake Flight Juni 2009 (desktop)
Juni 2011 (server)
6.10 26 Oktober 2006 Edgy Eft Knot April 2008
7.04 19 April 2007 Feisty Fawn Herd Oktober 2008
7.10 18 Oktober 2007 Gutsy Gibbon Tribe April 2009
8.04 LTS (Long Term Support) 21 April 2008 Hardy Heron Siege April 2011 (desktop)
April 2013 (server)
8.10 30 Oktober 2008 Intrepid Ibex
9.04 23 April 2009 Jaunty Jackalope
9.10 29 Oktober 2009 Karmic Koala
10.04 LTS 29 April 2010 Lucid Lynx
10.10 10 Oktober 2010 Maverick Meerkat
11.04 April 2011 Natty Narwhal



Release code Ubuntu terdiri dari dua kata yang berupa adjective (kata sifat) yang diikuti dengan nama hewan yang disusun secara alphabetis setiap rilisnya, kecuali versi 6.06 ke bawah (4.10; 5.04; 5.10). Misalnya Hardy Heron, terdiri dari kata sifat hardy (Bold; brave; stout; daring; resolute; intrepid.[1913 Webster]) dan heron (sejenis burung).


CD Ubuntu dapat diperoleh secara bebas/gratis dalam bentuk iso maupun kepingan cd melalui shipit. Bagi pengguna Internet di Indonesia dapat mengunduh berkas Ubuntu lebih cepat dari cermin-cermin yang ada di Indonesia dibandingkan mengunduh dari situs luar.
Di Indonesia, terdapat komunitas Ubuntu yang di sebut dengan LoCo Team.
Selengkapnya tentang ubuntu dapat anda kunjungi di sini http://www.ubuntu.com/

    GNU/Linux

    GNU adalah singkatan dari GNU's Not Unix.
    Disebabkan utiliti-utiliti dari proyek sistem operasi bebas GNU - tanpa ini sistem Linux tidak akan menyerupai sistem Unix dalam perspektif pengguna - Richard Stallman dari GNU/FSF memohon agar kombinasi sistem (proyek GNU dan kernel Linux), disebut sebagai "GNU/Linux". Pengguna distribusi Linux dari proyek Debian lebih cenderung menggunakan nama tersebut. Kebanyakan pengguna lebih mudah menggunakan istilah "Linux".

    Kontroversi penamaan GNU/Linux
    Kontroversi penamaan GNU/Linux adalah sebuah perdebatan di antara anggota komunitas perangkat lunak bebas dan sumber terbuka tentang bagaimana mengacu kepada sistem operasi komputer yang secara umum dinamai "Linux".

    GNU/Linux adalah istilah yang dipromosikan oleh Yayasan Perangkat Lunak Bebas (Free Software Foundation; FSF), pendirinya Richard Stallman, dan para pendukungnya, untuk sistem operasi-sistem operasi yang memiliki perangkat lunak GNU dan kernel Linux. FSF memihak kepada istilah GNU/Linux dikarenakan GNU merupakan proyek yang sudah lama bekerja untuk mengembangkan sebuah sistem operasi bebas, di mana kernel merupakan hal terakhir yang kurang.

    Di antara distribusi Linux utama yang terdaftar di DistroWatch, dua di antaranya (Debian GNU/Linux dan Knoppix live GNU/Linux system) menggunakan istilah GNU/Linux sebagai nama resmi mereka, empat (Mandriva Linux, Mepis Linux, Slackware Linux, dan Gentoo Linux) menggunakan Linux di namanya, satu (PCLinuxOS) menggunakan nama turunan, dan tiga (Ubuntu, openSUSE, Fedora) tidak menggunakan baik Linux atau GNU/Linux di namanya

    Distribusi Linux


    Distro Linux (singkatan dari distribusi Linux) adalah sebutan untuk sistem operasi komputer dan aplikasinya, merupakan keluarga Unix yang menggunakan kernel Linux. Distribusi Linux bisa berupa perangkat lunak bebas dan bisa juga berupa perangkat lunak komersial seperti Red Hat Enterprise, SuSE, dan lain-lain.

    Ada banyak distribusi atau distro Linux yang telah muncul. Beberapa bertahan dan besar, bahkan sampai menghasilkan distro turunan, contohnya Distro Debian GNU/Linux. Distro ini telah menghasilkan puluhan distro anak, antara lain Ubuntu, Knoppix, Xandros, DSL, dan sebagainya.

    Untuk mendapatkan distro linux, anda dapat mengunduh langsung dari situs distributor distro bersangkutan, atau membelinya dari penjual lokal.

    CD Linux

    CD Linux (maksudnya CD Distro Linux atau CD Sistem Operasi dan aplikasi Linux) adalah istilah yang sering digunakan untuk menyebut CD distribusi Linux secara umum.

    CD Linux biasanya didapatkan dengan membakar/menulis sebuah berkas ISO distro Linux ke CD kosong. CD Linux dapat anda dapatkan gratis ataupun berbayar. Dalam komputer, tar (berasal dari tape archive) adalah format file baik (dalam bentuk suatu jenis arsip bitstream) dan nama program yang digunakan untuk menangani file tersebut. Format ini diciptakan pada masa-masa awal Unix dan distandarisasi oleh POSIX.1-1988 dan kemudian POSIX.1-2001.

    Awalnya dikembangkan untuk ditulis berurutan langsung ke I / O tape cadangan perangkat untuk keperluan, sekarang sering digunakan untuk mengumpulkan banyak file menjadi satu file lebih besar untuk distribusi atau pengarsipan, sambil menjaga informasi sistem berkas seperti user dan grup hak akses, tanggal, dan struktur direktori.

    Repositori

    Sebuah repositori perangkat lunak adalah lokasi penyimpanan dari berbagai paket perangkat lunak yang mungkin diambil dan diinstal pada komputer. Banyak penerbit perangkat lunak dan organisasi lain memelihara server di Internet untuk tujuan ini, baik secara gratis atau untuk biaya berlangganan.

    Repositori mungkin hanya untuk program-program tertentu, seperti CPAN untuk bahasa pemrograman Perl, atau untuk seluruh sistem operasi. Operator repositori tersebut biasanya menyediakan sebuah sistem manajemen paket, alat-alat yang dimaksudkan untuk mencari, menginstal dan sebaliknya memanipulasi paket perangkat lunak dari repositori.

    Sebagai contoh, banyak distribusi Linux menggunakan Advanced Packaging Tool yang umumnya ditemukan di distro berbasis Debian, atau yum yang biasa ditemukan di distro berbasis Red Hat. Ada juga beberapa sistem manajemen paket independen, seperti Pacman, digunakan dalam Arch Linux dan equo, ditemukan di Sabayon Linux.

    Sebagian besar distribusi Linux mempunyai banyak repositori di seluruh dunia yang cermin repositori utama.

    Untuk daftar Distro dapat dilihat di menu DISTRO

    Top DSPI - Direktori Situs Pendidikan Indonesia Terbaik